Penerimaan CPNS Provinsi Jawa Barat Tahun 2019 (1.934 Formasi)

Lowongan CPNS 2019 Provinsi Jawa Barat (1.934 Formasi) - Pemerintah provinsi Jawa Barat membuka 1.934 lowongan kerja atau formasi dalam Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil atau CPNS 2019. Adapun jenis formasi yang dibutuhkan adalah tenaga umum, formasi khusus untuk jenis jabatan sesuai dengan program nasional, pendidikan, kesehatan, dan jabatan teknis penunjang infrastruktur lainnya.

Penerimaan CPNS Provinsi Jawa Barat Tahun 2019 (1.934 Formasi)

Formasi CPNS Jawa Barat yang dibuka tahun ini minus jabatan administrasi. Rinciannya, 1.002 formasi untuk tenaga teknis, 839 tenaga pendidik, dan 93 tenaga kesehatan. Seluruh formasi tersebut tersebar dalam 37 unit kerja dari 44 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pemerintah provinsi Jawa Barat.

Berikut adalah informasi lengkap formasi CPNS Provinsi Jawa Barat.

I. Syarat Pendaftaran
A. Umum
  1. Warga Negara Indonesia;
  2. Berusia serendah-rendahnya 18 tahun, setinggi-tingginya 35 tahun terhitung saat pelamar mendaftar;
  3. Berusia paling tinggi 40 (empat puluh) tahun untuk jabatan tertentu, antara lain:
    • a. Dokter dan Dokter Gigi dengan kualifikasi pendidikan Dokter Spesialis dan Dokter Gigi Spesialis;
    • b. Dokter Pendidik Klinis; dan
    • c. Dosen, Peneliti dan Perekayasa dengan kualifikasi pendidikan Strata Tiga (S-3/Doktor).
  4. Tidak pemah dihukum penjara atau kurungan berdasarkan keputusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum yang tetap, karena melakukan tindak pidana kejahatan;
  5. Tidak pemah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri, atau tidak dengan hormat sebagai PNS/Anggota TNI/Anggota Kepolisian, atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai Pegawai Swasta;
  6. Tidak Berkedudukan Sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil/Pegawai Negeri Sipil;
  7. Tidak menjadi anggota atau pengurus partai politik atau terlibat politik praktis;
  8. Memiliki kualifikasi pendidikan sesuai dengan persyaratan jabatan;
  9. Memiliki integritas tinggi, berkelakuan baik, dan bebas narkoba;
  10. Sehat Jasmani dan Rohani sesuai dengan persyaratan jabatan yang dilamar;
  11. Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia atau negara lain yang ditentukan oleh Instansi Pemerintah.
B. Khusus
  1. Mempunyai KTP yang masih berlaku / surat keterangan perekaman data dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil;
  2. Lulusan S2, Sl/DIV dan DIII dari Perguruan Tinggi yang Terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) dengan IPK minimal 2,70 (dua koma tujuh puluh);
  3. Untuk lulusan S2, Sl/ DIV dan DIII Luar Negeri harus disertai dengan Surat Keterangan Penyetaraan Ijazah yang dikeluarkan oleh Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI dengan Konversi IPK disamakan dengan Perguruan Tinggi Negeri;
  4. Putra/Putri Lulusan Terbaik Berpredikat Dengan Pujian (Cumlaude) dari Perguruan Tinggi Dalam atau Luar Negeri, dengan ketentuan sebagai berikut:
    • a. Formasi Lulusan Terbaik Berpredikat Dengan Pujian ( Cumlaude) dikhususkan bagi putra/ putri lulusan minimal jenjang pendidikan Strata Satu (S-1);
    • b. Calon pelamar merupakan lulusan dari Perguruan Tinggi Dalam Negeri dengan predikat dengan pujian (cumlaude) dengan IPK 3,40 dan berasal dari Perguruan Tinggi terakreditasi A/ Unggul dan Program Studi terakreditasi A/Unggul pada saat kelulusan;
    • c. Calon pelamar dari lulusan Perguruan Tinggi Luar Negeri dapat mendaftar setelah memperoleh penyetaraan ijazah dan surat keterangan yang menyatakan predikat kelulusannya setara dengan angka 4) dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi;
    • d. Jabatan dan kualifikasi pendidikan untuk penetapan kebutuhan (formasi) khusus Putra/ Putri Lulusan Terbaik ( Cumlaude) disyaratkan agar pada penetapan kebutuhan (formasi) tersebut ditetapkan pula untuk penetapan kebutuhan (formasi) umum dengan jabatan dan kualifikasi pendidikan yang sama.
  5. Penyandang Disabilitas, dengan ketentuan sebagai berikut:
    • a. Calon pelamar dari penyandang disabilitas wajib melampirkan surat keterangan dari dokter Rumah Sakit Pemerintah/ Puskesmas yang menerangkan jenis dan derajat kedisabilitasannya;
    • b. Calon pelamar dari penyandang disabilitas berusia serendah­rendahnya 18 (delapan belas) tahun dan setinggi-tingginya 35 (tiga puluh lima) tahun pada saat melamar;
    • c. Bagi peserta penyandang disabilitas Tuna Netra diberikan tambahan waktu Seleksi Kompetensi Dasar sampai dengan 120 (seratus dua puluh) menit.
    • d. Calon pelamar dari penyandang disabilitas diharapkan datang ke Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Jawa Barat untuk melakukan verifikasi persyaratan pendaftaran dengan mengundang calon pelamar guna memastikan kesesuaian formasi dengan tingkat/ jenis disabilitas yang disandang.
  6. Peserta Pl/TL, dengan ketentuan:
    • a. Dapat mendaftar dan mengikuti seleksi CPNS tahun 2019 dengan menggunakan kualifikasi pendidikan yang sama saat melamar sebagai CPNS Tahun 2018, pada jabatan dan instansi yang diinginkan baik sama ataupun tidak sama dengan yang dilamar saat mendaftar sebagai CPNS Tahun 2018;
    • b. Peserta Pl/TL yang memutuskan untuk kembali mendaftar pada seleksi CPNS Tahun 2019, diperkenankan memilih untuk mengikuti ataupun tidak Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dengan catatan nilai SKD Tahun 2018 memenuhi ambang batas nilai SKD Tahun 2019;
    • c. Apabila peserta Pl /TL mendaftar dan memutuskan mengikuti SKD maka nilai tertinggi yang diraih (2018/2019) yang ditetapkan sebagai nilai SKD Tahun 2019;
    • d. Apabila peserta Pl /TL mendaftar dan memutuskan mengikuti SKD namun tidak hadir, maka peserta tersebut dianggap mengundurkan diri;
    • e. Apabila peserta Pl /TL mendaftar dan memutuskan tidak mengikuti SKD maka nilai SKD Tahun 2018 yang digunakan sebagai nilai SKD Tahun 2019.
  7. Untuk Formasi Tenaga Kesehatan melampirkan Surat Tanda Registrasi (STR/bukan intership) yang masih berlaku, sesuai jabatan yang dilamar (tinier) yang masih berlaku pada saat pendaftartan, dibuktikan dengan tanggal masa berlaku yang tertulis pada STR yang dikeluarkan oleh lembaga berwenang;
  8. Untuk perserta yang melamar jabatan Tenaga Guru dan sud.ah memiliki Sertifikat Pendidik agar melampirkan/mengunggah berkas dimaksud pad.a saat pendaftaran;
  9. Untuk ljazah Sementara/ Surat Keterangan Lulus/ bukti yudisium TIDAK DAPAT digunakan untuk mendaftar;
  10. Memiliki kemampuan berbahasa Inggris;
  11. Sehat jasmani dibuktikan dengan Surat Keterangan Asli Berbadan Sehat dari Dokter Rumah Sakit Pemerintah;
  12. Bebas/belum pernah dihukum penjara/terlibat kasus criminal dibuktikan dengan SKCK/kelakuan baik dari kepolisian;
  13. Bebas dari Pemakaian Narkoba dibuktikan dengan Surat Keterangan Asli dari Rumah Sakit Pemerintah/ Badan Narkotika Nasional/ Kepolisian;
  14. Apabila salah satu point tersebut diatas tidak terpenuhi, maka peserta dinyatakan gugur dalam seleksi administrasi maupun pemberkasan;

II. Ketentuan Pendaftaran
  1. Pelamar melakukan registrasi online melalui alamat https://sscasn.bkn.go.id dan selanjutnya pilih Provinsi Jawa Barat pada Kolom instansi yang akan dilamar ;
  2. Pembukaan lamaran dimulai pada tanggal 11 November 2019 pukul 05.00 WIB dan ditutup pada tanggal 23 November 2019 pukul 23.59 WIB;
  3. Setelah melakukan registrasi online, Pelamar akan mendapatkan username dan password yang dikirimkan ke alamat e-mail masing-masing;
  4. Pelamar hanya dapat mendaftar pada 1 (satu) instansi, baik instansi pusat maupun daerah;
  5. Pelamar yang telah mendapatkan usemame dan password kemudian mengisi formulir pendaftaran dan mengunggah kelengkapan persyaratan dalam bentuk Portable Document Format (PDF) di Portal SSCASN 2019 dengan alamat https://sscasn.bkn.go.id:
    • a. KTP; (max size 200 kb)
    • b. Surat lamaran ditulis tangan menggunakan tinta hitam dengan huruf kapital yang ditujukkan ke pejabat pembina kepegawaian; (max size 300 kb)
    • c. ljazah sesuai k:ualifikasi pendidikan, ditambah dengan scan Surat Tanda Registrasi (STR) untuk pelamar jabatan tenaga kesehatan atau Sertifikat Pendidik yang dikeluarkan oleh KEMENDIKBUD / KEMENRISTEKDIKTI / KEMENAG untuk pelamar jabatan Guru (dalam satu me PDF); (max size 800 kb)
    • d. Trasnkip Nilai (Asli); (max size 600 kb)
    • e. PAS PHOTO 4x6 latar belakang wama merah; (max 200 size kb)
    • f. Surat keterangan d.ari dokter Rumah Sakit Pemerintah atau Puskesmas yang menerangkan jenls d.an derajat kedlsabllitasannya (bagl pelamar formasl khusus penyandang dlsabllitas); (max 800 kb)
  6. Dalam rangka memberikan layanan terbaik bagi para penyandang disabilitas/difabel agar menerangkan kondisi disabilitasnya dalam surat lamaran;
  7. Pelamar yang memenuhi syarat akan diberikan balasan disertai tanda Pelamar ujian/ nomor tes melalui e-mail masing-masing Pelamar;
  8. Data yang diisikan harus benar, sesuai dengan berkas yang digunakan untuk mendaftar. Kesalahan pengisian sehingga terjadi ketidaksesuaian dengan dokumen pendukung, akan mengakibatkan ketidaklulusan proses seleksi administrasi.

III. Pelaksanaan Seleksl
1. Seleksi terdiri dari 3 (tiga) tahap :
  • a. Tahap I : Seleksi Administrasi
    • Bagi pelamar yang dinyatakan memenuhi persyaratan administrasi (seleksi tahap I), akan mengikuti seleksi Tahap II berupa Tes Kompetensi Dasar (SKD).
  • b. Tahap II : Seleksi Kompetensi Dasar (SKD)
    • SKD akan dilaksanakan pada jadwal dan lokasi yang ditentukan kemudian melalui website BKD: http://bkd.jabarprov.go.id
    • Bagi Peserta SKD Wajlb membawa kartu tanda peserta dan KTP asli.
    • Ujian SKD menggunakan sistem CAT (COMPUTER ASSISTED TEST).
    • Materi Tes Kompetensi Dasar meliputi:
      • a) Tes Wawasan Kebangsaan;
      • b) Tes Intelegensi Umum;
      • c) Tes Karakteristik Pribadi.
    • Keputusan kelulusan Tes (tahap II) akan diumumkan setelah mendapat keputusan lebih lanjut dari Panitia Seleksi Nasional (PANSELNAS) dan keputusan tersebut bersifat mengikat dan tidak dapat di ganggu gugat.
  • c. Tahap III: Seleksi Kompetensi Bidang (SKB)
    • SKB dilakukan terhadap peserta yang dinyatakan lulus pada tahap II.
    • akan dilaksanakan pada jadwal dan lokasi yang ditentukan kemudian melalui website BKD : http:/ /bkd.jabarprov.go.ld
    • Bagi Peserta SKB WaJlb membawa kartu tanda peserta dan KTP asli.
    • Ujian SKB menggunakan sistem CAT (COMPUTER ASSISTED TEST).
    • Keputusan kelulusan Tes (tahap III) akan diumumkan setelah mendapat keputusan lebih lanjut dari Panitia Seleksi Nasional (PANSELNAS) dan keputusan tersebut bersifat mengikat dan tidak dapat di ganggu gugat.

2. Pada setiap tahapan tes diterapkan sistem gugur. Apabila peserta tidak memenuhi standar minimum yang telah ditetapkan, maka peserta yang bersangkutan tidak diperkenankan mengikuti tahapan tes selanjutnya. Ketentuan ini berlaku mengikat kepada seluruh peserta Seleksi Penerimaan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Dareah Provinsi Jawa Barat Tahun Anggaran 2019.

3. Pengumuman kelulusan seleksi dimuat di media masa & media elektronik antara lain di website BKD : http://bkd.jabarprov.go.id (tidak ada pemberitahuan lewat surat)

IV. Lain-lain
  1. Pelamar yang tidak memenuhi syarat tidak akan diikutsertakan dalam tes;
  2. Pelamar yang mengikuti SKD dan SKB wajib hadir selambat-lambatnya 30 menit sebelum jadwal tes;
  3. Pelamar tidak c:lipungut biaya apapun;
  4. Setiap pelamar yang memberikan data dan informasi yang tidak benar dan bersifat merugikan atau tidak sesuai persyaratan umum dan khusus maka kelulusannya dibatalkan dan dapat dituntut sesuai ketentuan yang berlaku;
  5. Pelamar yang akan mengikuti SKD dan SKB agar berpakaian kemeja berwarna putih dan celana/rok berwarna hitam berbahan katun;
  6. Peserta tidak diperkenankan memakai jeans/T-Shirt clan sepatu sandal pada saat pelaksanaan;
  7. Peserta yang dinyatakan lulus dan ditetapkan sebagai CPNS kemudian mengundurkan diri maka alcan dikenalcan sanksi berdasarkan peraturan yang berlaku;
  8. Apabila dikemudian hari terdapat peserta yang dinyatakan lulus seleksi namun ditemukan ketidaksesuaian data dengan yang seharusnya, maka panitia berhak untuk membatalkan kelulusan peserta bersangkutan;
  9. Keputusan Panitia bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.

BACA: INILAH PETUNJUK LENGKAP CARA DAFTAR, UNGGAH DOKUMEN HINGGA CARA CETAK KARTU PENDAFTARAN CPNS 2019 DI SSCASN

BACA: PENERIMAAN CPNS 2019, INILAH SOLUSI DAN MASALAH SAAT MENDAFTAR DI SSCASN.BKN.GO.ID [WAJIB BACA]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel